Salah seorang pelaku, Dadu, menceritakan, kejadian bermula ketika ia pergi bersama teman-temannya ke Gelora Bung Karno (GBK) untuk menyaksikan pertandingan sepakbola antara Indonesia melawan Malaysia. Tiket seharga Rp 50 ribu sudah dia beli.
"Uangnya saya minta ke bapak saya. Bapak saya jualan nasi uduk," kata Dadu kepada wartawan di Jakarta, Minggu (20/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dadu mengaku, awalnya ia tidak punya niat mencopet handphone milik orang lain. Namun, adanya kesempatan menimbulkan pikiran jahat untuk mencuri handphone Nokia S3 yang terlihat nongol di saku celana korban.
"Karena handphonenya nongol di saku, ya sudah saya ambil," kata Dadu.
Namun, tanpa disadari, aksi tamatan SMP 4 tahun silam itu diketahui petugas polisi berpakaian preman. Seorang polisi bertubuh tegap langsung mencokoknya dan menggelandangnya ke mobil tahanan. Nah ketika di bawah penanganan polisi, dia bertemu dengan pelaku pencopetan lainnya, Surya, yang kebetulan sering bertemu secara tidak sengaja di warnet.
"Pas di mobil, saya ketemu dia (Surya)," katanya sambil menunjuk Surya.
"Loh, kenapa lo di sini," tanya Dadu kepada Surya saat itu.
Dadu dan Surya memang tidak kenal satu sama lainnya. Namun keduanya mengaku, sering bertemu di warnet yang sama tempat mereka ngenet. Di warnet, keduanya mengaku sering membuka facebook dan bermain game online.
"Saya kenal muka sama Dadu. Dia suka main di warnet di Jl Mardani juga," kata Surya.
Sementara Surya ditangkap polisi usai menyaksikan pertandingan sepakbola Indonesia melawan Malaysia. Surya mengaku mengambil BlackBerry milik suporter lain yang terjatuh di tribun.
"Saya lihat handphonenya jatuh, terus saya ambil," kata dia.
Surya merasa girang saat menemukan BlackBerry tipe Javelin. Seketika itu, Surya mematikan BlackBerry curiannya itu. Ia berniat menjual kembali BlackBerry itu.
"Pas keluar, kita diperiksa. Terus saya ditanya, BlackBerry ini punya siapa, saya bilang dapat nemu, terus saya dibawa ke mobil tahanan," ujar penjual es pop itu.
Lalu, mau diapakan nantinya handphone curian itu?
"Saya jual, buat jajan sama main warnet," ujar Dadu.
"Kalau saya juga saya jual lagi kalau ada yang mau. Kalau nggak, saya pegang saja," jawab Surya.
(nal/vit)











































