Kamboja Gantikan Indonesia Pimpin ASEAN

Kamboja Gantikan Indonesia Pimpin ASEAN

- detikNews
Sabtu, 19 Nov 2011 17:26 WIB
Nusa Dua - Rangkaian kegiatan KTT ASEAN, KTT ASEAN+3 dan East Asia Summit telah menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang menjadi acuan pengembangan kawasan di masa mendatang. Di antaranya adalah kesepakatan untuk bersama-sama menjaga stabilitas politik dan keamanan kawasan untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Demikian disampaikan Presiden SBY dalam pidatonya menutup KTT ASEAN, KTT ASEAN+3 dan East Asia Summit. Upacara penutupan berlangsung pada pukul 16.30 Wita, Sabtu (19/11/2009), di Bali Internasional Convention Center, Nusa Dua, Bali.

"Kita telah mencapai berbagai raihan signifikan, yaitu memetakan komunitas ASEAN dalam komunitas global dan menjadikan ASEAN sebagai kawasan bebas senjata nuklir," kata Presiden SBY tentang capaian dari KTT ASEAN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengelolaan potensi konflik di antara negara-negara ASEAN, disepakati diselesaikan dengan mengedepankan pendekatan damai dan membangun rasa saling percaya. Pada waktu bersamaan terus mengembangkan konektivitas antar negara-negara anggota untuk memacu hubungan antar masyarakat dan perdagangan antar pengusaha kecil-menengah.

"Partisipasi AS dan Rusia dalam East Asia Summit, telah menghasilkan titik temu tentang penanganan isu Laut Cina Selatan," tambah SBY.

Di dalam kesempatan sore ini, Presiden SBY sekaligus menyerahkan tongkat keketuan ASEAN kepada Kamboja yang dipilih sebagai Ketua ASEAN periode 2012. Di dalam pidato sambutannya, PM Hun Sen menyatakan komitmennya untuk melanjutkan upaya intensif melaksaan tahapan upaya mewujudkan komunitas ASEAN.

"Kami mencatat, bahwa Presiden SBY memperkuat sentralitas ASEAN dalam arsitektur regional dan global. Kami akan melanjutkan pembentukan komunitas ASEAN yang terintegerasi, memperkuat kemitraan dalam forum-forum regional dan global," ujar Hun Sen.

Tahun depan, KTT ASEAN akan diselenggarakan di Phnom Phen, Kamboja. Sesi pertama KTT adalah pada 6 hingga 7 April 2012.

(lh/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads