PM Australia Kunjungi Monumen Ground Zero Bom Bali

PM Australia Kunjungi Monumen Ground Zero Bom Bali

- detikNews
Sabtu, 19 Nov 2011 11:22 WIB
 PM Australia Kunjungi Monumen Ground Zero Bom Bali
Denpasar - Di sela-sela penyelenggaraan KTT- Asean dan Asia Timur di Bali, Perdana Menteri (PM) Australia Julia Gillard mendatangi lokasi penghormatan korban Bom Bali I ( monumen Ground Zero). Ini merupakan kunjungan pertama kali bagi Gillard ke Ground Zero sejak dia menjadi PM.

Gillard tiba di Ground Zero sekitar pukul 08.30 WITA, Sabtu (19/11/2011). Dia disambut Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Haji Bambang, relawan muslim yang saat itu berperan sangat besar dalam mengevakuasi para korban bali 12 Oktober 2002.

Di Ground Zero, Gillard yang didampingi Menteri Perdagangan Australia Craig Emerson meletakkan karangan bunga. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Haji Bambang atas keikhlasannya dalam membantu mengevakuasi para korban bom Bali.
Setelah itu, Gillard menemui beberapa warga negaranya, baik yang tengah berlibur atau menetap dan berbisnis di Pulau Dewata itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kunjungan ke monumen ini memiliki makna khusus bagi pemimpin negeri Kangguru, karena ada 88 warga negara Australia yang tewas akibat ledakan bom yang didalangi trio Imam Samudra, Amrozi dan Ali Gufron itu.Monumen Ground Zero yang diresmikan tahun 2004 ini menorehkan 202 nama korban bom, baik korban dari negara asing maupun Indonesia. Monumen ini berdiri tepat di depan Sari Club dan samping Paddy's Pub, yang menjadi target ledakan bom saat itu.

Saat Gillard berkunjung, pengamanan di sekitar monumen sangat ketat. Dua penembak jitu Paspampres sudah bersiaga di atas pertokoan belakang monumen. Selain itu, dua kendaraan taktis Brimob juga parkir di samping. Beberapa wisatawan yang akan melewati jalan samping Monumen harus menunggu hingga Gillard meninggalkan monumen.

Usai kunjungan Gillard, Haji Bambang kembali menangis sedih. Meski 9 tahun berlalu, tragedi yang sempat membuat wisata Bali turun itu tetap meninggalkan luka mendalam. Bambang optimisistis Bali akan tetap aman. Terbukti dengan dipilihnya Bali sebagai lokasi KTT Asean tahun ini dan APEC pada tahun 2013 mendatang.

Dia sendiri mengaku awalnya tak diundang dalam kunjungan Gillard ini. Namun, Gubernur Pastika memaksanya hadir mengingat besarnya peran yang dia lakukan pasca bom meledak dan pengabdiannya sebagai penjaga toleransi dan penopang hidup beberapa keluarga bom Bali.


(asy/asy)


Berita Terkait