"Rencananya akan kita undang lagi pada tanggal 24 November. Tetapi itu masih menunggu kroscek jadwal anggota Pansus," ujar Ketua Pansus RUU Pemilu Arif Wibowo kepada detikcom, Jumat (19/11/2011).
Menurut Arif, supaya kejadian walk out para pimpinan media cetak tidak terulang, dirinya akan meminta kepastian kapan anggota bisa hadir dalam raker dengan para pemimpin media cetak nasional itu bisa dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Pimred Republika Nasihin Massa, Pimred Indo Pos Don Kardono, Pimred Gatra Hendi Lugito, dan Pimred Kompas yang diwakili oleh Redpel Kompas Budiman Tanuredjo walk out saat acara rapat kerja dengan Pansus RUU Pemilu, Kamis (17/11) lalu. Hal ini disebabkan para pemimpin media tersebut telah menunggu satu jam lebih di ruang Pansus tetapi baru segelintir anggota yang hadir.
Dari jadwal rapat pukul 09.00 WIB, namun sampai pukul 10.00 WIB lebih hanya segelintir anggota Pansus yang hadir di ruang KK I gedung Nusantara DPR. Menurut Arif, keterlambatan tersebut dikarenakan ia dan anggota lainnya harus mengikuti rapat di Pansus lainnya.
"Dari 30 anggota Pansus, 18 orang adalah anggota Komisi II DPR. Dan saat itu ada tiga rapat dalam waktu bersamaan. Makanya kita terlambat," terangnya.
Meski demikian, Pansus sudah akan meminta maaf dan akan kembali mengundang pimpinan media cetak nasional itu untuk rapat kerja terkait RUU Pemilu. Pansus akan meminta masukan dari para pemimpin media terkait iklan pada masa kampanye.
(her/a2s)
