Kapolsekta Tampan, Pekanbaru, AKP R Firdaus mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Jumat (18/11/2011) di Pekanbaru. Kapolsekta menjelaskan, dalam menjalankan aksi curanmornya, para pelaku berpura-pura ada konflik dengan korbannya. Korbannya dituduh telah melakukan pemukulan terhadap pelaku.
Tentulah, tudingan pernah melakukan pemukulan itu tidak bisa diterima korbannya. Maka di antara mereka terjadilah perang mulut. Saat itu, korbannyapun lengah dengan sepeda motornya. Lantas kondisi itu dimanfaatkan pelaku lainnya untuk menggodol motor tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan, mereka ini mengaku sudah berhasil membawa empat sepeda motor. Namun dari tangan mereka baru satu unit yang berhasil diamankan. Sisanya masih dilacak keberadaanya," kata Firdaus.
Firdaus menjelaskan, empat pelaku semuanya masih remaja itu berinisial SU (20), Jo (21), RP (20) dan PD (19).
"Awalnya yang kita tangkap inisial SU. Dari sana kita lakukan pengembangan, sehingga tiga orang lainnya berhasil kita ringkus," kata Firdaus.
Dalam pemeriksaan, tersangka Su mengakui sudah melakukan curanmor empat kali dengan lokasi yang berbeda. Ada di Jl Garuda Sakti dan duanya sepeda motor lainnya mereka gondol di Jl HR Soebrantas Tampan.
(cha/her)











































