Peristiwa ini terjadi di Gudang Sembako, Jl Riau Ujung, Gang Karya Abadi, Pekanbaru, Riau, Jumat (18/11/2011) sekitar pukul 11.30 WIB. Korban perampokan adalah Ny Hesti (34), pemilik gudang sembako.
Siang itu, Hesti baru saja mengambil uang dari gudangnya sebanyak Rp 165 juta. Rencananya uang itu akan dia setorkan ke Bank Danamon. Keluar dari gudang tersebut, Hesti menuju ke mobil Honda Jazz-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya dua kali tembakan ini, Hesti terpaksa menghentikannya mobilnya. Lantas para pelaku menggedor pintu mobil sampil mengacungkan pistol. Begitu kaca mobil dibuka, bagian kepala korban sempat dipukul dengan gagang pistol.
Korban hanya terdiam melihat empat orang bandit yang menodong dirinya. Tanpa ada perlawanan, uang yang diletakkan di bagian belakang mobil, dengan mudah digondol perampok ini.
"Saya sempat melihat dua sepeda motor setelah merampok langsung melarikan diri dengan sepeda motor. Kejadian itu begitu cepat. Kita juga sempat mendengarkan dua kali letusan senjata api," kata Febri warga yang sempat melihat aksi kejahatan itu.
Lantas tak lama, karyawan gudang sembako dan masyarakat mencoba menenangkan Hesti yang terlihat shock. Masyarakat lantas melaporkan kasus perampokan ini ke Polsekta Payung Sekaki, Pekanbaru.
Kapolsek Payung Sekaki, AKP Ahmad membenarkan kasus perampokan tersebut. Menurutnya, dari hasil olah TKP, polisi menemukan proyektil peluru yang ditembakan kawanan perampok tersebut.
"Untuk pengusutan kasus perampokan bersenpi ini, kita sudah limpahkan ke Polresta Pekanbaru. Korban sudah melaporkan kasusnya ke pihak Polresta. Namun demikian, kita tetap melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data serta keterangan di lapangan," jelas Ahmad.
(fay/nwk)











































