"Kalau capim KPK itu, DPR itu cukup memilih 4 pimpinan yang sudah ditentukan kemarin. Tidak perlu dikocok ulang untuk ketua KPK. DPR ini jadi suka-suka sendiri," kata Wakil Koordinator ICW Adnan Topan Husodo.
Hal ini disampaikan Adnan usai menghadiri acara diskusi bertajuk "Betulkah Pejabat Negara Hedonistis" di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan soal yuridis atau regulasinya. Tetapi, Busyro tidak bisa diajak bekerja sama apalagi sekarang dia mengeluarkan statement yang kontroversial," ujar Adnan.
Lebih lanjut, Adnan mengatakan ICW mendukung adanya tim penyidik independen KPK.
"Itu yang paling bagus. Jadi harus ada cela di KPK untuk menangani misalnya ada kasus korupsi yang dilakukan oleh Kepolisian atau Kejaksaan. Jadi ketika ada kasus seperti itu supaya tidak terjadi konflik kepentingan," papar Adnan.
(aan/ndr)











































