Jangan Jadi Pejabat Negara Kalau Tak Ingin Dikritik

Jangan Jadi Pejabat Negara Kalau Tak Ingin Dikritik

- detikNews
Jumat, 18 Nov 2011 11:39 WIB
 Jangan Jadi Pejabat Negara Kalau Tak Ingin Dikritik
Jakarta - Kritikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas mengenai gaya hidup hedonis para pejabat negara terus menuai polemik. Dekan FISIP UIN Syarif Hidayatullah, Bahtiar Effendy, menambahkan, jangan jadi pejabat publik jika tak mau gaya hidupnya menjadi sorotan masyarakat.

"Kalau mau menikmati hasil kekayaan dan tidak mau dikritik ya tidak usah jadi pejabat negara," kata Bahtiar.

Bahtiar mengatakan itu dalam diskusi 'Betulkah Pejabat Negara Hedonistis' di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut Bahtiar menjelaskan, tidak ada yang bisa melarang orang untuk menikmati harta yang telah dimiliki. Namun, jika masuk di dalam strata publik yang disorot oleh masyarakat maka mau tidak mau harus bisa mengerem keinginan untuk hidup mewah.

"Yang harus dilihat juga apakah pantas para pejabat memamerkan harta kekayaannya di tengah kondisi sosial ekonomi negara ini?" kritiknya.

Namun, Bahtiar juga meminta isu mengenai gaya hidup pejabat yang hedonis jangan terlalu dibesar-besarkan. "Hedonis ini jangan dilihat sebagai sesuatu yang besar," tutup Bahtiar.


(nik/nik)


Berita Terkait