"Tadi sekitar pukul 07.30 WIB. Kami telah mengirimkan 3 heli dan 2 pesawat kecil fix wing ke daerah Wanayasa, Subang," kata Kepala Sekolah PT Nusa Flying International Kapten Sugeng Triyono saat ditemui di kantornya, Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Jumat (18/11/2011).
Sugeng mengatakan, satu pesawat yang dikirim tersebut milik PT Nusa Flying International. Sedangkan pesawat lain milik TNI AU di Kalijati, Subang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjut Sugeng, tim darat yang terdiri dari gabungan Kodim Wanayasa juga ikut mencari. Mereka mengerahkan 6 regu.
"Kemarin satu regu sudah mendekati titik dimana kemungkinan, tapi titik pastinya belum," jelasnya.
Pencarian yang dilakukan tim mulai dari Wanayasa hingga Situ Lembang. Karena sinyal yang terkuat terakhir ditemukan di daerah Wanayasa.
"Seharusnya nanti pukul 11.00 WIB, pesawat yang dari kami sudah tiba di Halim lagi. Untuk briefing mengetahui bagaimana kondisi pesawat yang hilang," ungkapnya.
Pesawat Cessna hilang kontak pada Rabu (16/11). Cessna berangkat dari Bandara Halim menuju Lanud Cakrabuana, Cirebon dan rencananya kembali lagi ke Bandara Halim. Namun pesawat yang berisi 1 instruktur dan 2 siswa PT Nusa Flying International itu tidak pernah sampai ke Cirebon dan hingga kini tidak jelas keberadaannya.
(gus/fay)











































