"Ini masih kita dalami. Karena sampai sekarang, kita belum berhasil mengamankan pemilik salon," kata Kasat Renakta Polda Metro Jaya, AKBP Parulian Sinaga, saat dihubungi wartawan, Kamis (17/11/2011).
Parulian mengatakan masih mengumpulkan bukti-bukti. Menurut Parulian, IK mengetahui adanya salon esek-esek dari seorang temannya yang berprofesi sebagai guru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya kemungkinan pemilik salon dipidana, Parulian belum bisa memastikannya. "Kita lihat nanti setelah kita amankan yang bersangkutan. Kita mintai keterangan dulu sama yang bersangkutan," ujarnya.
Seperti diketahui, DI dicabuli sebanyak tiga kali oleh IK di salon di Tangerang. Saat diperiksa polisi, DI mengaku diberi uang Rp 300 ribu oleh IK. Pemilik salon malah menganjurkan korban untuk meninggalkan sekolahnya.
"Menurut pemilik salon kepada korban, sudah kamu nggak usah sekolah. Mendingan kamu kerja beginian saja dapat duit," kata Parulian menirukan ucapan DI.
(aan/fay)










































