"Kebiasaan ngaret dalam berbagai sidang, harusnya segera dirubah. Anggota DPR harus lebih disiplin dan bertanggung jawab," kata Ketua DPR Marzuki Alie saat dihubungi detikcom, Kamis (17/11/2011).
Bukan hanya Marzuki yang menyesali sikap sejumlah anggota Dewan itu. Wakil Ketua DPR Anis Matta pun demikian. Dia berharap peristiwa itu tidak terulang lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pimred yang menghadiri undangan Pansus Pemilu DPR adalah Pimred Republika Nasihin Massa, Pimred Indo Pos Don Kardono, Pimred Gatra Hendi Lugito, dan Pimred Kompas yang diwakili oleh Redpel Kompas Budiman Tanuredjo.
Para pimred ini sudah berusaha datang ke ruang KK1, Gedung DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (17/11/2011) tepat waktu. Bahkan, sebagian dari mereka sudah datang di Gedung DPR pukul 08.30 WIB. Namun hingga pukul 10.45 WIB rapat tak kunjung dimulai. Akhirnya para pimred memilih walk out.
Ketua Pansus RUU Pemilu Arif Wibowo pun meminta maaf kepada pimred media yang walk out lantaran rapat yang akan digelar molor dari jadwal. Ia beralasan banyak agenda rapat yang bentrok.
"Ya kita minta maaf atas kejadian ini. Tetapi, kita tetap menunggu dari pimpinan media lainnya. Karena hari ini, kita jadwalkan bertemu dengan 9 pimpinan media cetak," kata Arif.
(ndr/vit)










































