Info ini disampaikan oleh keluarga Agung Febrian, salah satu siswa yang ada di dalam pesawat yang hilang kontak itu. Setelah mendapat info seperti itu, ketiga kakak Agung langsung menuju lokasi untuk mencari pesawat tersebut bersama-sama Tim SAR.
"Yang ikut dua kakak kandungnya dan satu kakak iparnya," ujar kakak kandung Agung, Desi saat ditemui detikcom di rumah Agung di Taman Bukit Permai No 16 RT 10 RW 06, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (17/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keluarga kemudian ikut melakukan pencarian ke daerah hilangnya. Diperkirakan sekitar Cirebon itu," jelasnya.
Desi menceritakan kontak terakhir antara ia dan adiknya tersebut yakni Rabu (16/11), pukul 05.00 WIB, sebelum Agung berangkat. Sekitar pukul 09.00 WIB, istri Agung mendapat telepon dari sekolah penerbangannya.
"Nanya apa Agung sudah menghubungi dia (istri) atau belum. Kemudian istrinya bingung. Tanya ke sekolah ada apa. Dari sekolah mengatakan kehilangan kontak," ungkapnya.
Pantauan detikcom di rumah Agung, pukul 15.15 WIB, suasana sedih masih menyelimuti rumah Agung. Sang istri masih terus menangis. Beberapa tetangga berdatangan satu per satu. Agung yang berumur 31 tahun itu mempunyai dua anak, satu laki-laki masih bayi dan satu lagi perempuan.
(gus/asy)











































