"Anas ingin membawa perubahan. Dia ingin PD diisi anak-anak muda untuk posisi-posisi strategis," jelas sumber di internal PD yang enggan disebut namanya saat berbincang Kamis (17/11/2011).
Langkah Anas memobilisasi kekuatan kaum muda ini justru menimbulkan kegerahan politisi tua. Mereka merasa terancam, tidak heran bila resistensi terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu yang menjadi titik awal pertarungan yakni komposisi Banggar DPR. Bukan rahasia lagi kalau Banggar menjadi 'lahan basah' bagi para politikus. Nah, Anas sukses mengamankan wilayah ini.
"Banggar itu jabatan strategis," imbuh sumber itu.
Namun berbagai rumors seputar pertarungan kubu muda dan kubu tua itu dibantah Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan. Mantan wartawan itu menyebut tidak ada gerakan yang dilakukan Anas guna untuk mendongkrak politisi muda.
"Itu cuma rumor belaka. Hal seperti itu tidak ada di Demokrat maupun di Anas Urbaningrum, jadi itu tidak benar," terang Ramadhan saat dihubungi.
Menurutnya, bila Anas ingin merebut posisi strategis bisa saja langsung dilakukan. Hal ini dikarenakan Anas saat ini menjadi Ketum Partai Demokrat.
"Kalau dia mau, kapan saja bisa dia lakukan. Bukan wacana seperti ini. Makanya saya anggap itu hanya gosip belaka," terangnya.
(ndr/anw)











































