"Orangnya sedang kita kejar, sudah teridentifikasi," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Gatot Edy Pramono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/11/2011).
Namun, Gatot enggan menjelaskan ciri-ciri kedua pelaku itu. Dia juga belum bisa memastikan apakah pelaku tersebut kelompok lama atau bukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, aksi percobaan perampokan terhadap nasabah bank di kawasan Jakarta Utara sudah terjadi dua kali selama beberapa pekan terakhir ini. Dari dua kasus ini, para pelaku tidak segan-segan melukai korbannya.
Sebelum perampokan yang serupa menimpa Yusuf, Jumat (28/10) lalu, seorang kurir, Suwandi (41) ditebas tangan kanannya hingga putus usai menarik uang Rp 100 juta di Bank Ekonomi, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Meski melukai korban, pelaku tidak berhasil mengambil uang korban.
Terkait kejahatan terhadap nasabah bank ini, Gatot menmgimbau nasabah untuk meminta pengawalan polisi saat hendak menarik uang dalam jumlah banyak. Polisi tidak memungut biaya apa pun dalam pengawalan ini.
"Polisi sudah siapkan pengawalan, masyarakat yang mau dikawal silakan minta pengawalan, tidak dipungut biaya," kata Gatot.
Gatot juga menegaskan, pihak kepolisian tidak akan mempersulit proses permintaan pengawalan itu.
"Tidak, kita tidak menyulitkan masyarakat. Ini kan untuk menjaga harta bendanya dan keselamatan nyawanya," tutup Gatot.
(mei/lrn)











































