Adalah Sunardi (31), ayahnya sendiri yang pertama kali menemukan jenazah puteranya itu. Sementara, ibunda Sri Mulyani (30), tidak ditemukan di lokasi ketika jenazah anaknya sudah bersimbah darah di atas kasur keluarga tersebut.
"Bapaknya yang pertama kali melihat. Ketika itu dia baru pulang kerja. Dia memang bekerja shift-sift-an di PT Pusan. Dia melihat sekitar pukul 06.00 WIB tadi pagi," terang salah seorang warga, Sartono yang masih kerabat keluarga tersebut.
Menurut Sartono, keluarga pasutri itu memang tertutup sekali. Bahkan dirinya meski berdekatan jarang berkomunikasi dengan keluarga Sunardi.
"Tapi setahu saya, anaknya itu bernama Angga usianya 5 tahun. Dia baru saja dibawa dari kampung seminggu yang lalu. Sebelumnya pasangan suami istri ini hanya berdua di rumah itu. Mereka sudah menempati rumah itu selama 5 tahun yang lalu," katanya.
Dugaan warga sekitar, pelaku keji tersebut adalah Sri Mulyani ibunda korban. Hal itu dikarenakan saat ditemukan ibunya sudah tidak ada di lokasi. Bahkan, di dalam kamar tidur ditemukan sebilah pisau, golok dan linggis yang diduga untuk memutulasi Angga. "Polisi sudah datang, bapakanya yang lapor ke Polsek," terangnya.
(anw/anw)











































