Merk Baju Cressida dan Damor Dipalsu, PT Idola Insani Rugi Rp 4,5 Miliar

Merk Baju Cressida dan Damor Dipalsu, PT Idola Insani Rugi Rp 4,5 Miliar

- detikNews
Rabu, 16 Nov 2011 21:16 WIB
Jakarta - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat) menyidangkan perkara pemalsuan merek pakaian Cressida dan Damor. Akibat pemalsuan merek ini, PT Idola Insani selaku pemilik merk asli merugi miliaran rupiah.

"Akibat pemalsuan merugi Rp 4,5 miliar. Dan kerugian imateril Rp 5 miliar," tutur Staf Ahli PT Idola Insani Fahrurudin dalam kesaksiannya, di PN Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Rabu (16/11/2011).

Duduk di kursi terdakwa adalah Suhardi alias Angie yang terancam hukuman maksimal 3 tahun penjara karena dikenakan pasal 256 KUHP. Sebagai pemilik Toko Bintang, Suhardi dianggap bertanggung jawab atas pemalsuan merek itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak 2009 PT Idola Insani mengalami omset turun. Maka PT Idola Insani melakukan sweeping ke daerah Sumatera sampai dengan Papua untuk menyelidiki omset sampai turun. hasilnya di Medan ditemukan barang palsu," tutur Fahrurudin.

Barang palsu tersebut, atas arahan Poltabes Medan, diidentifikasi di Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Hasilnya PT Idola Insani menang dan kasus pemalsuan merek ini diusut pihak berwenang.

"Barang palsu disita. Setelah diselidiki ternyata barang dari tanah abang. Dari Toko Bintang. Dan diproduksi di Tambora, Jakarta Barat," ujar Fahrurudin.

Fahrurudin menuturkan ada perbedaan kualitas kaos Cressida dan Damor asli dengan yang palsu. Cressidan dan Damor asli berkualitas baik dan berharga lebih mahal.

"Barang asli tebal, sablon timbul. Warna hologram lebih bagus. Ada barcode dengan nomor berbeda tiap produk. Barang palsu sebaliknya. Dari segi harga yang asli dijual di sekitaran Rp 69 ribu sampai Rp 99 ribu. Kalau yang palsu 20 ribu," jelasnya.

Tidak banyak tanggapan yang diberikan Suhardi saat proses sidang rampung. Dia pun menolak banyak berkomentar.

"Saya nggak ngerti no comment," katanya.

(gah/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini