Malinda Dee Jadi Sosok yang Disegani di Citibank

Malinda Dee Jadi Sosok yang Disegani di Citibank

- detikNews
Rabu, 16 Nov 2011 17:53 WIB
Jakarta - Persidangan perkara pencucian uang nasabah Citibank dengan terdakwa Malinda Dee kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dengan agenda pemeriksaan saksi. Dwi Herawati selaku eks teller Citigold Citibank cabang Landmark dihadirkan sebagai saksi.

Dalam persidangan yang digelar di ruang sidang utama Oemar Seno Adji di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2011), terdakwa Malinda yang duduk di sebelah pengacaranya tampak menyimak keterangan saksi Dwi.

Dalam kesaksiannya, saksi Dwi banyak menerangkan soal prosedur transfer dan pemindahbukuan yang dilakukan Malinda Dee atas rekening-rekening nasabah Citigold Citibank. Dwi mengakui bahwa sejumlah nasabah seringkali menandatangani blangko transfer kosong dan menyerahkannya kepada Malinda selaku Senior Relationship Manager saat itu. Kemudian Malinda sendiri yang mengisi blangko kosong tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang saya tahu si nasabah meninggalkan form kosong. Semua tanda tangan benar tanda tangan nasabah. Saya mencocokan tanda tangan dengan melihat sistem yang dimiliki Citibank," terang Dwi.

Dalam SOP internal Citibank, nasabah tidak diizinkan untuk menandatangani blangko kosong. Namun menurut Dwi, hal seperti ini sudah biasa terjadi di Citibank.

"Kegiatan seperti ini hal yang biasa di Citibank, mereka (nasabah) meninggalkan form kosong yang sudah ditandatangani di RM (Relationship Manager-red). Hal itu karena nasabah-nasabah Citibank percaya pada RM-nya," jelas Dwi.

Sebagai seorang teller, Dwi mengaku dirinyalah yang memproses setiap transaksi yang diajukan Malinda. Sepanjang memeriksa setiap formulir transfer yang diajukan Malinda, Dwi tidak pernah bertanya soal tandatangan nasabah ataupun rekening tujuan transfer yang mencurigakan.

Dwi menyatakan, dirinya percaya dan segan dengan Malinda Dee. Setiap mengajukan formulir transfer, menurut Dwi, Malinda selalu mengatakan bahwa nasabah yang bersangkutan ada di ruangannya sehingga Dwi pun memproses transaksi tersebut.

"Tidak ada curiga. Saya percaya dan saya segan dengan mbak Malinda," ucapnya.

"Karena mbak Malinda memang disegani, bahkan Branch Manager saja segan sama dia. Sebagai top seller, hanya mbak Malinda yang mempunyai ruangan sendiri. Mbak Malinda juga sering mendapatkan hadiah-hadiah karena prestasinya," jelas Dwi.

(nvc/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini