Nyoman: Uang Dharnawati Bukan untuk Muhaimin, Tapi Banggar DPR

Nyoman: Uang Dharnawati Bukan untuk Muhaimin, Tapi Banggar DPR

- detikNews
Rabu, 16 Nov 2011 15:14 WIB
Nyoman: Uang Dharnawati Bukan untuk Muhaimin, Tapi Banggar DPR
Jakarta - Sesditjen P2KT Kemenakertrans Nyoman Suisnaya membantah surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum KPK yang menyebut uang Rp 2 miliar untuk Menakertrans Muhaimin Iskandar. Menurut Nyoman uang itu untuk Banggar DPR.

"Itu dari awal memang untuk banggar melalui calo-calonya itu. Dari awal di BAP yang saya katakan sudah itu," ujar Nyoman di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Jaksel, Rabu (15/11/2011).

Menurut Nyoman dirinya tidak pernah memberikan keterangan sebagaimana didakwakan JPU. Ia mengaku tidak tahu menahu jika uang suap yang didakwaan senilai Rp 2 miliar diperuntukkan Muhaimin Iskandar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu urusan calo dengan beliau. Kalau Ali Mudhori dan Sindu (yang kasih ke Menakertrans), saya nggak tahu berhubungan dengan Menteri atau nggak mereka. Saya nggak tahu pembelokan terakhir (dakwaan) kok ke Menteri," ujarnya.

Dalam surat dakwaan Nyoman didakwa bersama-sama dengan atasannya Muhaimin Iskandar ikut menerima hadiah berupa uang dari Dharnawati. Menurut Nyoman, disebutnya nama Muhaimin bukan sesuatu yang aneh.

"Yaitu itu wajar mereka mengkait-kaitkan, karena saya kan staf Pak Muhaimin, kan juga ada berhubungan dengan staf beliau (lainnya). Ini kan analisis. Jadi AM (Ali Mudhori) itu adalah teman Pak M di partai," tuturnya.


(fjp/ndr)


Berita Terkait