"Korban sempat melawan pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Irwan Anwar saat dihubungi wartawan, Rabu (16/11/2011).
Dijelaskan Irwan, peristiwa perampokan terjadi setelah korban mengambil uang di Bank Mandiri. Korban yang menumpangi motor itu kemudian dipepet oleh pelaku dari sisi kirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku itu kemudian menarik tas ransel yang berisi uang Rp 241 juta. Korban kemudian terjatuh dari atas motor.
"Pelaku kemudian mengancam korban dan melepaskan tembakan ke arah kali," lanjutnya.
Namun, korban tidak gentar menghadapi ancaman pelaku. Korban lalu melawan pelaku dengan tangan kosong.
"Melihat perlawanan korban, pelaku kemudian menembak kaki kiri korban dan terkena di pahanya," jelasnya.
Meski sudah tertembak, korban terus berusaha melawan. Pelaku kemudian mengarahkan tembakan ke arah perut korban.
"Korban kemudian menangkis tangan korban sehingga senjata api pelaku sempat terjatuh," katanya.
Selanjutnya, pelaku kemudian mencoba mengambil senjata api yang terjatuh itu. Korban berusaha menangkap pelaku dengan mencengkeram baju pelaku.
"Baju pelaku robek," cetusnya.
Setelah itu, pelaku kemudian kemudian melarikan diri ke arah pelaku lainnya yang sudah menunggunya di atas motor.
"Sementara, menurut keterangan saksi, pelakunya ada dua orang," tutupnya.
(mei/lrn)










































