Amir dan Denny mengunjungi Rutan Salemba di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2011).
Amir mengenakan baju batik warna hijau muda serta kacamata hitam. Sedangkan Denny terbalut baju batik lengan pendek warna cokelat dan putih. Mereka didampingi Kalapas Rutan Salemba Slamet Prihantara, Dirjen PAS Kemenkum HAM Sihabudin, dan pejabat Kemenkum HAM dan petugas lapas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amir kemudian mampir sejenak ke mushola yang ada di dalam Rutan Salemba. Ia menyalami 5 orang napi yang tengah melakukan kegiatan rohani.
Amir dan rombongan kemudian menuju Blok K yang terdiri dari 3 lantai. Blok inilah yang divideokan oleh mantan napi, Syaripudin S Pane, untuk menunjukkan penyimpangan yang ada di Rutan Salemba pada tahun 2008.
Amir menuju lantai 2, tepatnya di Blok K Tipe V-B. Blok ini berada di
tangga bagian kiri. Ada 9 kamar yang masing-masing kamar dihuni 5 hingga 10 narapidana.
Di dalam kamar itu, ada fasilitas kamar mandi dalam, TV, karpet plastik dan kasur.
"Halo, saya permisi mohon lihat kamar-kamar Anda," sapa Amir kepada para narapidana ramah.
"Silakan, Pak," jawab para narapidana.
Amir dan rombongan hanya celingak-celinguk mengamati kondisi sel.
"Ini dia sel yang digambarkan oleh Syaripuddin itu tahun 2007. Tetapi kan sekarang, lihat saja sendiri," kata Sihabudin kepada Amir.
"Oh berarti sudah berubah ya," kata Amir.
"Iya Pak, ini tahun 2011 yang sekarang, sudah berubah. Sekarang sudah berubah menjadi sel hunian," papar Sihabudin.
Amir dan rombongan kemudian meninggalkan Blok K tanpa mampir ke Blok K Tipe V-A yang juga berada di lantai yang sama. Amir selanjutnya menyidak Blok O Rutan Salemba.
(aan/fay)










































