Pimpinan DPR: Jangan Ada Diskriminasi di Dalam Rutan

Pimpinan DPR: Jangan Ada Diskriminasi di Dalam Rutan

- detikNews
Rabu, 16 Nov 2011 07:49 WIB
Jakarta - Pimpinan DPR mengimbau Menkum HAM Amir Syamsuddin dan Wamenkum HAM Denny Indrayana membenahi peraturan di rumah tahanan. Seharusnya tak ada diskriminasi di dalam rutan.

"Seharusnya tidak ada diskriminasi dalam rutan," imbau Ketua DPR, Marzuki Alie.

Hal ini disampaikan Marzuki kepada detikcom, Rabu (16/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pandangan senada disampaikan Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso. Menurut Priyo potret praktik kotor di rutan Salemba harus segera dituntaskan.

"Keganjilan seperti ini mestinya menjadi prioritas perhatian Menkum HAM dan wakilnya," tutur Priyo.

Menurut Priyo, praktik kotor tak boleh terjadi di rutan. Apalagi sampai ada perdagangan narkoba dan sel mewah.

"Rutan harus dibersihkan dari narkoba dan fasilitas mewah dan hal yang berlebihan seperti itu harus dibenahi,"imbaunya.

Sebelumnya diberitakan Syaripudin S Pane eks napi di Salemba pada 2008 merekam kehidupan di sana. Dia pernah 'tinggal' di Salemba selama 4 bulan. Syaripudin menguraikan sejumlah praktik kotor di rutan itu. Semua harus dibayar dengan uang, mulai dari biaya air, toilet, sampai biaya menempati sel.

(van/did)



Berita Terkait