Atasi Copet, Satgas Busway akan Menyamar Jadi Penumpang

Atasi Copet, Satgas Busway akan Menyamar Jadi Penumpang

- detikNews
Kamis, 15 Jul 2004 15:58 WIB
Jakarta - Busway yang dijanjikan aman dan nyaman ternyata ditembus kawanan copet. Badan Pengelola (BP) Transjakarta pun menyiapkan langkah-langkah pencegahan. Salah satunya menyertakan satgas berpakaian preman yang menyamar sebagai penumpang bus.Upaya penanggulangan masalah copet di busway ini disampaikan Kepala Bidang Pengendalian BP Transjakarta Rene Nunupete dalam jumpa pers di Balaikota, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (15/7/2004).Jumpa pers ini digelar untuk menanggapi pemberitaan di harian ibu kota tentang maraknya aksi copet di busway. Harian Berita Kota edisi hari ini, misalnya, menurunkan berita, "Busway Ternyata Rawan Pencopet". Isinya memberitakan dalam sepekan terakhir ini sudah dua penumpang busway jadi korban pencopetan.Berita senada diturunkan Harian Pelita dan Warta Kota. Pelita menurunkan berita berjudul "Busway Banyak Copet, Gubernur pun Terkejut", sedang Warta Kota memajang berita berjudul, "Busway Tak Nyaman Lagi, Copet Mulai Beroperasi"Menurut Rene, penyiagaan satgas berpakain preman ini sebagai upaya preventif untuk untuk menangkal copet. "Karena berpakaian preman dia akan mudah berbaur dengan penumpang sehingga bisa mengawasi rombongan atau orang-orang yang dicurigai sebagai copet," katanya.Selain itu, untuk penumpang yang merasa kecopetan diimbau segera melapor ke sopir busway, dan tidak melapor setelah turun dari bus. Sebab lewat radio komunikasi pengemudi bisa menghubungi petugas di halte berikutnya."Sehingga sebelum penumpang turun bisa dilakukan penggeledahan. Dengan cara ini kami bisa pastikan barang dan copet bisa ditemukan," demikian Rene Nunupete. (gtp/)


Berita Terkait