191 Pendaftar SPMB di Solo Tidak Ikut Ujian

191 Pendaftar SPMB di Solo Tidak Ikut Ujian

- detikNews
Kamis, 15 Jul 2004 15:34 WIB
Solo - Selama dua hari pelaksanaan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) di Solo, terdapat 191 pendaftar yang tidak mengikuti ujian tulis. Selain itu juga ditemukan 19 pendaftar ganda.Namun dipastikan 19 peserta itu hanya mengikuti salah satu tempat ujian dan yang lainnya kosong dan tidak melakukan praktek joki.Ketua Panitia PUML 44 Surakarta, Ravik Karsidi, menyatakan, dari 12.861 peserta SPMB di Solo yang melakukan pendaftaran ulang, hanya terdapat 12.670 yang mengikuti ujian tertulis selama dua hari ini. Sedangkan 191 peserta lainnya tidak mengikuti ujian tulis tanpa memberikan keterangan apa pun."Kemungkinan mereka telah diterima di universitas swasta pilihannya yang memang telah lebih dulu mengadakan ujian masuk, atau memang bermaksud untuk mengundurkan diri dari SPMB," ujar Ravik, Kamis (15/7/2004).Selama dua hari ujian itu pula terdapat dua peserta yang sakit, namun hanya satu yang tetap mengikuti ujian. Pada hari pertama kemarin, ada seorang peserta yang terkena musibah tabrakan di Sragen. Panitia memberi kesempatan kepadanya untuk mengikuti ujian di RS Muwardi, namun hingga Rabu siang peserta tersebut tidak datang ke RS Muwardi.Pada hari kedua, juga terdapat seorang peserta jatuh sakit. Oleh keluarganya, peserta itu dibawa ke RS Muwardi untuk tetap bisa mengikuti ujian. "Kami memberi fasilitas khusus kepada peserta yang sakit, dengan memberikan kesempatan ujian di rumah sakit. Namun hanya bisa melayaninya di RS Muwardi," papar Ravik.Selain itu, lanjut Ravik, terdapat 19 peserta yang melakukan pendaftaran ganda yaitu mengambil dua formulir pendaftaran sekaligus. Namun dari pantauan pelaksanaan, diketahui mereka hanya mengikuti salah satu, dan membiarkan yang lainnya dikosongkan. "Tidak kami temukan praktek perjokian," tegasnya.Sedangkan untuk peserta yang mendaftar sebagai calon mahasiswa swadana atau yang lazim disebut jalur khusus di UNS, hingga hari ini sejumlah 797 peserta. Peminat tertinggi terdapat di Fakultas Kedokteran yakni 264 peserta."Kemungkinan masih akan bertambah karena penutupannya masih 17 Juli nanti. Seleksi terhadap mereka nantinya juga akan sangat ketat. Mereka yang berani membayar tinggi tidak ada jaminan diterima karena masih terkait pula dengan kemampuannya," papar Ravik yang juga Pembantu Rektor I UNS tersebut. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads