Regina, Bayi 3 Bulan di Tangerang yang Menderita Hydrocephalus

Regina, Bayi 3 Bulan di Tangerang yang Menderita Hydrocephalus

- detikNews
Senin, 14 Nov 2011 19:45 WIB
Tangerang - Regina Putri, bayi 3 bulan anak pertama pasangan Royani (34) dan Novi Puspita (22), menderita hydrocephalus. Orang tua Regina terkejut anaknya bisa menderita hydrocephalus.

Novi, warga Kampung Babakan RT 01 RW 06, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, ini melahirkan Regina pada 10 Agustus 2011, melalui operasi caesar di RS Murni Asih.

"Habis tidak bisa keluar, kepalanya ada di atas," ujar Novi kepada saat ditemui di RSU Kabupaten Tangerang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Novi, awalnya dia tak pernah menyangka kalau anaknya akan mengidap penyakit hydrocephalus. Sebab setelah dilahirkan, kondisi Regina masih normal-normal saja. Namun, beberapa minggu kemudian, barulah nampak tanda pembesaran pada kepala Regina.

"Saya hanya pernah sakit panas saat hamil. Saya juga tidak menyangka anak saya menderita penyakit ini," ucapnya.

Menurut Novi, selama hamil dirinya memang jarang ke dokter untuk memeriksakan kandungan. Selain itu Novi juga makan seadanya. "Mau bagaimana Mas, suami saya tidak punya pekerjaan tetap. Jadi tidak ada biaya untuk ke dokter," ucapnya.

Hal itu diamini Royani, yang hingga kini masih menganggur. "Tidak tentu Mas kerjanya, kadang jadi tukang ojek, kadang jadi kuli. Apa saja, yang penting kerja," ujarnya.

Karena itu pula, kata Royani, dirinya tidak pernah membawa Regina ke dokter untuk mengobati sakitnya. "Paling ke bidan atau puskesmas. Sebab kalau ke dokter biayanya mahal," ucapnya.

Karena itu, Royani dan Novi berharap uluran tangan dari para dermawan untuk bisa menyembuhkan Regina. "Mungkin akibat kepalanya membesar, Regina jadi tidak mau minum susu," ucap Novi.

Sementara menurut Lurah Bojong Nangka Sugani penyakit Regina ini terkuak, saat dirinya sedang pergi ke salon untuk cukup rambut, tiga pekan setelah Regina Lahir.

"Saat itu saya ke salon dekat rumah pasien. Terus orang salon mengatakan ada warga sekitar yang sakit hydrocephalus. Maka saya langsung minta diantar untuk melihat," katanya.

Saat dirinya melihat, imbuh Sugani, dirinya langsung memerintahkan Regina dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang. Namun diakui karena berbagai persyaratan yang harus dipenuhi, Regina agak terlambat dirujuk ke RSU .

"Hari ini, kami antarkan Regina untuk bisa mendapatkan perawatan di RSU. Mudah-mudahan bisa ditangani serius," ucapnya.

(nwk/nwk)


Berita Terkait