Tuntut Referendum, 1.000-an Warga Papua Unjuk Rasa

Tuntut Referendum, 1.000-an Warga Papua Unjuk Rasa

- detikNews
Senin, 14 Nov 2011 14:44 WIB
Jakarta - Seribuan warga Papua yang tergabung dalam Komite Nasinal Papua Barat (KNPB) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD, Jayapura. Pendemo menuntut penghentian kekerasan di Papua.

"Itu tuntutannya pendemo banyak. Ada referendum, penghentian kekerasan, otsus yang gagal," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Wachyono saat dihubungi detikcom, Senin (14/11/2011).

Wachyono mengatakan, pendemo memulai aksi dari Abepura berjalan kaki menuju Jayapura. Hingga pukul 16.30 WIT, unjuk rasa masih berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya mereka jalan kaki dari Abepura ke Jayapura. Tadi mulainya pukul 14.00 WIT. Masih berlangsung," katanya.

Unjuk rasa dikawal oleh sekitar 300-an personel polisi. Sampai saat iini demonstrasi masih berlangsung kondusif. Pendemo masih berorasi. Tidak ada tindakan anarkis atau kericuhan yang terjadi.

"Mereka sudah bikin surat perjanjian tidak akan anarkis. Makanya kita kawal 300-an personel," jelasnya.

Menurut Wachyono, sebagai aparat keamanan, pihaknya juga berkomitmen sama dengan pendemo yakni menghentikan segala tindak kekerasan. Karena yang mengalami kekerasan tidak cuma warga tetapi juga aparat kepolisian.

"Kami polisi juga punya komitmen itu. Kongres yang kemarin kita tindak lanjuti. Kalau ada anggota yang terlibat kita proses," tegasnya.


(gus/nwk)


Berita Terkait