Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan di auditorium lantai 1 gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (14/11/2011) pagi. Selain Busyro dan Priyono, dalam acara ini turut hadir Wakil Ketua KPK Haryono Umar dan sejumlah petinggi BP Migas.
Dalam pidato sambutannya, Busyro mengatakan nota kesepahaman ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi antara KPK dan BP Migas dalam upaya pemberantasan korupsi secara lebih efektif sesuai keahlian dan kewenangan masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"MoU ini tentu akan di-follow up. Hal-hal yang penting untuk dilakukan tentang kesepakatan, terutama pada pengawasan cost recovery. Di sana sumber pendapatan rakyat," tutur Busyro dalam sambutannya.
Busyro mengatakan, koordinasi semacam ini penting agar good governance dapat diwujudkan secara nyata. "Jadi bukan hanya jadi ucapan dalam pidato pejabat saja," tutur Busyro.
Apa yang disampaikan Busyro, mendapatan sambutan baik dari Kepala BP Migas Priyono. Priyono menyatakan pihaknya siap berkoordinasi dan menindaklanjuti masukan dari KPK.
"Kami jelas siap. Ini jelas sesuatu yang sangat positif," tutur Priyono.
(fjp/lrn)











































