"Apakah menjadi patokan memiliki mobil seperti itu, lantas anggota DPR tersebut malas atau tidak perduli pada perjuangan kepentingan publik," ujar Bambang Soesatyo saat berbincang dengan Detikcom, Senin (14/11/2011).
Bambang mempertanyakan, apakah hanya dengan menggunakan mobil merk Kijang, orang akan terlihat sebagai pahlawan publik? Menurut Bambang, pengabdian kepada negara tergantung pada niat anggota DPR itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait mobil Bentley miliknya, Bambang mengakui bahwa dirinya memiliki mobil tersebut pada Januari 2008. sebelum dirinya dilantik menjadi anggota DPR pada tahun 2009.
"Tahun 2009, saya masukkan ke dalam Laporan Harta Kekayaan (LHK) di KPK, termasuk mobil lainnya seperti Hummer," jelasnya.
Bambang juga mengaku jarang memakai mobil tersebut saat sedang bekerja di DPR. Dirinya lebih memilih memakai mobil Jeep untuk berangkat kerja. Selain itu, saat sedang bekerja, Bambang lebih nyaman mengenakan pakaian batik.
"Statement Pak Busyro tidak ada salahnya, itu bagus agar pejabat tidak lupa diri dan yang salah adalah jika kemewahan itu untuk kepentingan pribadi dan lebih celaka lagi kalau diperoleh dengan uang korupsi," ujar Bambang yang juga pengusaha ini.
(fiq/ndr)











































