Obama Undang SBY dan Pimpinan APEC Jamuan Santap Malam

Obama Undang SBY dan Pimpinan APEC Jamuan Santap Malam

- detikNews
Minggu, 13 Nov 2011 20:50 WIB
Obama Undang SBY dan Pimpinan APEC Jamuan Santap Malam
Honolulu - Setelah pagi hingga sore waktu setempat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono disibukkan dengan berbagai pertemuan berkaitan dengan KTT ke-19 APEC, Sabtu (12/11) malam ini atau Minggu (13/11), Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono menghadiri jamuan santap malam yang diadakan tuan rumah, Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Michelle Obama. Jamuan santap malam bagi para pemimpin APEC ini berlangsung di Hotel Hale Koa, Honolulu, Hawaii.

Seperti dilansir detikcom dari situs www.presidenri.go.id, Minggu (13/11/2011), acara santap malam dilanjutkan dengan APEC Cultural Performance and Entertainment. Presiden SBY tampil dengan setelan jas hitam. Sementara Ibu Ani menggunakan kebaya warna merah marun.

Pada siang hingga sore, Presiden SBY melakukan dua pertemuan bilateral secara berturut-turut, yakni dengan PM Kanada Stephen Harper dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Kedua pertemuan berlangsung di Hotel Trump Internasional, tempat Presiden menginap selama di Honolulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Isu yang disinggung dua kepala pemerintahan negara sahabat itu hampir sama. Yaitu mencegah perluasan dampak krisis ekonomi di Eropa.

"Presiden SBY menggaris bawahi ekonomi Indonesia-Rusia relatif tidak terguncang krisis di Eropa. Jadi dua negara banyak potensi kerjasama untuk dikembangkan," kata Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah di Hawaii, Amerika Serika, Minggu (13/11/2011).

Sebagai tindak lanjutnya, Presiden SBY mengajak Rusia berpartisipasi dalam proyek Master Plan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indoneisa (MP3EI) yang sedang digelar pemerintah. Ada berbagai peluang investasi di enam koridor yang dapat pengusaha Rusia pilih.

Tawaran serupa juga Presiden SBY sampaikan dalam pertemuannya dengan PM Kanada. Terhadap tawaran tersebut, PM Kanada berjanji akan tindak lanjuti dalam kunjungan kenegaraannya ke Indonesia yang rencananya akan dilaksanakan 2012.

"Kebetulan tahun depan kerjasama Kanada dengan Asia genap berusia 60 tahun. Tentu kesempatan bagus untuk melihat peluang tingkatkan kerjasama," papar Faiz.

"PM Kanada juga meminta agar ada kerjasama ekonomi yang lebih terstruktur," imbuh Faiz.


(anw/fiq)


Berita Terkait