Seperti dilansir detikcom dari situs www.presidenri.go.id, Minggu (13/11/2011), acara santap malam dilanjutkan dengan APEC Cultural Performance and Entertainment. Presiden SBY tampil dengan setelan jas hitam. Sementara Ibu Ani menggunakan kebaya warna merah marun.
Pada siang hingga sore, Presiden SBY melakukan dua pertemuan bilateral secara berturut-turut, yakni dengan PM Kanada Stephen Harper dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Kedua pertemuan berlangsung di Hotel Trump Internasional, tempat Presiden menginap selama di Honolulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden SBY menggaris bawahi ekonomi Indonesia-Rusia relatif tidak terguncang krisis di Eropa. Jadi dua negara banyak potensi kerjasama untuk dikembangkan," kata Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah di Hawaii, Amerika Serika, Minggu (13/11/2011).
Sebagai tindak lanjutnya, Presiden SBY mengajak Rusia berpartisipasi dalam proyek Master Plan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indoneisa (MP3EI) yang sedang digelar pemerintah. Ada berbagai peluang investasi di enam koridor yang dapat pengusaha Rusia pilih.
Tawaran serupa juga Presiden SBY sampaikan dalam pertemuannya dengan PM Kanada. Terhadap tawaran tersebut, PM Kanada berjanji akan tindak lanjuti dalam kunjungan kenegaraannya ke Indonesia yang rencananya akan dilaksanakan 2012.
"Kebetulan tahun depan kerjasama Kanada dengan Asia genap berusia 60 tahun. Tentu kesempatan bagus untuk melihat peluang tingkatkan kerjasama," papar Faiz.
"PM Kanada juga meminta agar ada kerjasama ekonomi yang lebih terstruktur," imbuh Faiz.
(anw/fiq)











































