Dibawa ke Dokter Mata, Orangtua Rehan Harus Pinjam Uang

Dibawa ke Dokter Mata, Orangtua Rehan Harus Pinjam Uang

- detikNews
Minggu, 13 Nov 2011 12:45 WIB
Dibawa ke Dokter Mata, Orangtua Rehan Harus Pinjam Uang
Jakarta - Muhammad Rehan, bayi yang baru berusia tiga minggu, mengeluarkan darah dari kedua matanya setiap kali menangis kencang. Rehan memerlukan uluran bantuan karena orang tuanya hanya bekerja sebagai buruh serabutan.

Rehan merupakan anak kedua dari pasangan Muhammad Andri Rianto dan Siti Muamalah. Andri bekerja sebagai buruh bangunan lepas yang tak tidak secara reguler bekerja. Sedangkan Siti hanya merupakan ibu rumah tangga.

"Kondisi kami ya seperti ini. Bapak nggak selalu dapat kerja. Kalau ada, ya sebulannya sekitar Rp 700 ribu," tutur Siti kepada detikcom, di rumahnya di Cikupa, Tangerang, Minggu (13/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena kondisi keuangan itu, Rehan belum pernah diperiksakan ke dokter. Baru hari ini, bayi yang lahir pada 21 Oktober 2011 itu dibawa salah satu ke dokter mata. Itu pun menggunakan uang pinjaman.

"Dibawa ke dokter pinjam uang ibu saya Rp 200 ribu. Ya semoga cukup," tutur Siti.

Rehan dibawa ke dokter oleh ayahnya, Andri dan neneknya Isha pada siang ini, menggunakan sepeda motor. Dia dibawa ke salah seorang dokter mata di wilayah Bojong, Tangerang. Sampai saat ini mereka belum kembali lagi ke rumah.

Siti dan Andri saat ini tinggal menumpang di rumah sederhana milik orang tua Siti, Isha di Kampung Kadu Sabrang RT 3 RW 2, Cikupa, Tangerang. Mereka sangat memerlukan uluran bantuan. Bagi yang ingin menyumbang bisa mengirim via transfer melalui rekening Bank Mandiri cabang Cikupa Tangerang dengan nomor 155-00-0203-992-6 atas nama Lisnawati, kerabat sekaligus tetangga dari Siti Muamalah.

(fjp/fay)


Berita Terkait