Menurut pantauan detikcom, Sabtu (12/11/2011) pagi, jamaah yang terlihat antara lain dari Turki dan India dan sedikit jamaah Indonesia nonkuota, yang tidak dikelola oleh Kemenag. Sedangkan jamaah yang dikelola Kemenang baru memasuki Madinah pada Minggu (13/11).
Jamaah haji dari berbagai negara mulai meninggalkan Makkah pada Kamis (10/11). Tujuan mereka ada dua: pulang ke negerinya masing-masing atau ke Madinah untuk menunaikan salat arbain selama 8-9 hari. Jamaah Indonesia pada tanggal itu juga sebagian bergerak ke Jeddah untuk kembali ke Tanah Air pada esok harinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena kondisi tersebut, maka jamaah haji Indonesia ada baiknya mempersiapkan masker bila bertandang ke Masjid Nabawi atau tempat keramaian lainnya. Kalau badan kurang fit, jangan memaksakan diri beraktivitas di luar pemondokan agar tidak semakin parah. Jangan lupa juga membawa jaket, karena hawa pagi di Madinah terasa dingin, beda dengan Makkah yang cenderung panas.
Pada subuh dan malam hari, suhu di Madinah berkisar 20 derajat Celcius. Sedangkan di siang hari di kisaran 32 derajat Celcius. Sedangkan di Makkah, pagi dan malam di kisaran 25 derajat Celcius, siang 37 derajat Celcius.
Jamaah Indonesia gelombang II yang mulai tiba di Madinah hari Minggu esok berjumlah 246 kloter atau 94.932 orang. Kegiatan di Madinah tidak berkaitan dengan ibadah haji. Mereka akan menempati hotel-hotel yang berjarak maksimal 650 meter dari Masjid Nabawi. Sedangkan jamaah gelombang I yang lebih dulu menginjakkan kaki ke Madinah sebelum puncak haji, sedang dan menanti kepulangan ke Tanah Air lewat Jeddah.
(nrl/ndr)











































