Yuk, Kenalkan Pentingnya Hutan kepada Anak-anak Lewat Permainan Edukatif

Yuk, Kenalkan Pentingnya Hutan kepada Anak-anak Lewat Permainan Edukatif

- detikNews
Sabtu, 12 Nov 2011 06:12 WIB
Jakarta - Mengisi akhir pekan dengan keluarga sangat mengasikan. Terlebih dengan mengajak si kecil bermain sambil mempelajari pentingnya hutan di Indonesia.

Seperti terlihat di Central Park, Jakarta Barat, sebuah wahana bermain edukatif tengah disediakan bagi pengunjung mall. Berbagai permainan buat anak-anak yang dibagi menjadi zona “Pohon dan Air “, “Pohon dan Udara”, “Pohon dan Ekonomi”, dan Zona “Pohon dan Energi” tersedia hingga Minggu (13/11/2011).

“Dengan menghargai tanaman, diharapkan anak-anak ini bisa juga menghargai keberadaan hutan Indonesia,” kata penggagas wahana tersebut, Laksono Poeranto kepada wartawan di Central Park, Jl S.Parman, Jakarta Barat, Jumat (11/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zona air berupaya memperkenalkan nilai penting pohon untuk menyimpan air atau sebagai resapan yang bisa mengurangi bencana banjir.

Di zona udara, anak-anak dapat diajak mengenal tanaman yang dapat menghasilan udara bersih dan bermanfaat bagi kehidupan. Dalam wahana ini anak-anak akan di kenalkan nikmatnya hidup yang di kelilingi oleh pepohonan.

Sedangkan zona ekonomi, anak-anak dapat bermain sembari mempelajari bagaimana pohon bisa dimanfaatkan untuk menambah penghasilan kepada mereka dimasa datang.

“Dalam arena ini anak-anak akan diajak bermain dan melihat bagaimana cara pembuatan alat musik dari tanaman seperti angklung. Kalau zona energi guna mengenalkan manfaat alam untuk kebutuhan energi sehingga mereka dapat menghargai dan menjaga kelestariannya,“ tandasnya.

Acara yang didukung Kementerian Kehutanan tersebut didorong oleh banyaknya aksi penebangan liar yang telah memicu rusaknya hutan di Indonesia. Lebih dari 50 persen hutan di Indonesia setiap tahunnya rusak akibat ulah tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab hanya demi mengejar keuntungan materi belaka.

Data Kementerian Kehutanan menunjukan laju kerusakan hutan Indonesia yang cukup tinggi tercatat sekitar 700.000 hektare per tahun. Jika ini terus di biarkan bukan tidak mungkin anak cucu kita akan sering mengalami bencana besar kelak di kemudian hari.

“Pengenalan hutan sejak dini kepada anak-anak akan menumbulkan rasa cinta terhadap lingkungan sehingga bisa menghindarkan mereka dari sifat yang ingin merusak hutan. Kita sadar bahwa anak-anak adalah ujung tombak bagi kita semua untuk melestarikan hutan Indonesia," tegas Laksono Poeranto .

(Ari/ahy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini