"Oh ya terima kasih. Artinya dia masih ada perhatian pada saya. Dan saya pun punya atensi pada sana. Sahabat dekat saya," ujar Busyro kepada wartawan di kantornya Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (11/11/2011).
Busyro sebelumnya menyindir pejabat negara dan anggota dewan yang kerap kali bergaya perlente. Ia menilai lembaga negara dihuni pemberhala nafsu dan syahwat politik kekuasaan dengan moralitas rendah sehingga mengakibatkan berakarnya budaya korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal ini, Marzuki bersikap dingin. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) itu malah meminta agar Busyro bekerja saja urus pemberantasan korupsi.
"Saran saya, sebaiknya Ketua KPK tidak perlu banyak bicara atau komentar, tunjukkan saja kinerja KPK," kata Marzuki.
(fjp/mad)











































