"Indonesia adalah negara kepulauan yang secara geopolitik cukup strategis. Banyak kepentingan terhadap Indonesia. Ini yang harus dicermati, untuk memecah belah Indonesia," kata Tjahjo, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (11/11/2011).
Tjahjo enggan menyebutkan negara mana yang bertindak sebagai intelijen. Namun menurutnya, operasi intelijen tersebut sudah terencana dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu Tjahjo mendesak pemerintah segera membangun dialog dengan tokoh-tokoh Papua. Penyelesaian konflik dengan kekerasan yang berlebihan justru akan menambah masalah.
"Kalau perlu setingkat Presiden hadir ke Papua untuk berdialog," tutur anggota Komisi I DPR RI ini.
(vit/vit)











































