"Kami sudah menyiapkan empat plus satu Capim KPK. Karena kita harus punya pilihan lain kalau tidak disetujui partai lain, kalau misalnya Setgab koalisi bergabung kan kalah kita," ujar Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/11/2011).
Namun PDIP tidak menggunakan rekomendasi rangking Pansel sebagai pertimbangan. PDIP memilih sesuai sikap partai, memilih capim KPK yang dipandang bersih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai nama-namanya, Tjahjo belum mau mengungkap. Namun satu diantaranya adalah Bambang Widjojanto atau Yunus Husein.
"Yang jelas ada antara dua nama itu, tapi saya nggak tahu siapa yang mau dipilih," tandasnya.
(van/rdf)










































