"Saya harapkan UP4B ini secepatnya beroperasi," kata Boediono dalam jumpa pers bersama Bambang di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2011).
Menurut Boediono, UP4B dibentuk untuk lebih menyempurnakan upaya mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat Papua dan Papua Barat. Upaya itu memang perlu diperkuat supaya kedua wilayah itu dapat mengejar ketertinggalan dibandingkan wilayah lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh sebab itu, saya pikir ada gunanya hari ini saya memberikan kesempatan kepada Pak Bambang Darmono, karena nanti Beliau akan erat sekali hubungannya dengan kantor ini dan saya," kata Boediono.
Kedua, lanjut Wapres, memberikan makna yang lebih membumi lagi tentang kesejahteraan untuk rakyat Papua. Kesejahteraan tidak hanya dalam arti fisik seperti pelayanan puskesmas, sekolah, pembangunan jalan, dan sebagainya. Rakyat Papua harus mendapatkan kesejahteraan, keamanan dan keadilan.
"Di situlah dalam fungsi dan ruang untuk kerja UP4B diperluas. Nanti tentu aspek-aspek yang menyangkut pelaksanaan dari bidang keamanan, penegakan keadilan itu tentu harus disinkronkan dengan lembaga- lembaga yang memang tangani itu. Tapi, UP4B mempunyai tugas untuk mensinkronkan itu semua di lapangan, bukan hanya di atas kertas," kata Boediono.
Boediono menggarisbawahi, segala upaya yang dilakukan untuk Papua didasari niat yang tulus dari pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia. Dia juga berharap semua upaya-upaya pemerintah itu bisa dilaksanakan sebaik-baiknya untuk Papua.
"Kita harapkan ini akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Saya ingin garis bawahi bahwa ini didasari niat yang tulus dari kita semua. Awal dari setiap amal itu adalah niat. Niat yang tulus itu sangat penting. Dan tentu setelah niat adalah upaya," kata Boediono.
(irw/aan)











































