"Dugaan sementara dia loncat bunuh diri, karena tidak ada orang lain di sekitar dia saat itu," kata Kapolsek Tanjung Duren Kompol Dwi Indra Lesmana saat dihubungi detikcom, Jumat (11/11/2011).
Dwi mengungkapkan, pihak keluarga korban sudah mengetahui peristiwa tersebut. Bahkan keluarga sudah melihat jenazah korban di RS Sumber Waras, Jakarta Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dwi melanjutkan, korban tinggal di Jakarta bersama orangtuanya. Kakak kandung korban tinggal di Jelambar, Jakarta Barat.
"Informasi dari kakaknya, sia kerja sama orang tuanya dan sering ke luar negeri," ujarnya.
Sementara itu, terkait wanita yang sempat dihubungi Jhony sesaat sebelum melomcat, Dwi mengaku belum mengetahuinya. Hingga saat ini, polisi masih mencari handphone korban yang digunakan untuk menelepon wanita misterius itu.
"Wanita itu kita belum cek karena HP-nya belum dapat. Di TKP hanya ada kacamata dan kunci Hotel Ciputra," tutupnya.
Jhony tewas seketika setelah meloncat dari lantai 4 Mal Taman Anggrek, Grogol, Jakarta Barat, Kamis (10/11) malam. Jhony tewas dengan kondisi kepala pecah dan kaki patah.
Sebelum meloncat, Jhony sempat bolak-balik ke restoran khas Jepang di mal tersebut. Ia sempat memesan makanan dan minuman serta menghubungi seorang wanita sebelum akhirnya memutuskan untuk meloncat.
(mei/ndr)











































