Rusdihardjo: KBRI Malaysia Antisipasi Pengusiran TKI Ilegal

Rusdihardjo: KBRI Malaysia Antisipasi Pengusiran TKI Ilegal

- detikNews
Kamis, 15 Jul 2004 09:49 WIB
Jakarta - Kedutaan Besar RI di Malaysia sudah melakukan antisipasi untuk mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi jika dilakukan pengusiran terhadap 1,2 juta pekerja ilegal di Malaysia yang mayoritas berasal dari Indonesia.Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdihardjo menyatakan sudah diberitahu oleh pemerintah Malaysia tentang rencana pengusiran pekerja ilegal tersebut. Namun belum ada jadwal resmi kapan pemulangan para pekerja ilegal itu dilakukan."Saya sudah diberitahu akan ada rencana itu. Namun soal jadwal belum ditentukan. Pemerintah Malaysia sudah melakukan sosialisasi tentang rencana itu," katanya dalam talk show 'Magic Breakafast' yang diselenggarakan radio Ramaco dan detikcom, Kamis 15/7/2004) pagi.Rusdihardjo, yang saat ini berada di Malaysia dan berbicara melalui saluran telepon, menyatakan para pekerja ilegal yang akan diusir itu mayoritas dari Indonesia. Untuk itu diperlukan koordinasi antara pemerintah Malaysia dengan KBRI serta kota-kota tempat tujuan pengusiran TKI.Mantan Kapolri ini berharap rencana pengusiran TKI ilegal ini dapat berjalan baik sehingga tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi meski itu sulit dihindari. Malaysia, menurut Rusdihardjo, tidak akan memberi pengampunan lagi terhadap pekerja ilegal karena itu pernah diberikan dan tidak dilakukan lagi. Karena pengampunan cukup sekali diberikan.Rusdihardjo juga menyampaikan kritiknya terhadap perusahan-perusahaan penyalur TKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia/PJTKI) yang melakukan berbagai pelanggaran. Misalnya memalsukan dokumen usia pekerja muda menjadi berusia 25 tahun agar bisa bekerja di Malaysia."Kita menerima sampah akibat ketidakberesan di dalam negeri," ujar Rusdihardjo seraya menyampaikan informasi bahwa pemerintah Malaysia akan menertibkan calo-calo TKI ilegal. (gtp/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini