“Tak mudah Partai NasDem menjadi partai pemenang Pemilu 2014. Kalau sekedar lolos mungkin bisa. Sebab, meskipun bukan segalanya, faktor figur di partai itu ikut menentukan. Dari hasil survei, Surya Paloh belum sepopuler SBY yang cukup fenomenal saat itu,” ujar pengamat politik dari Indo Barometer, M Qodari, Kamis (10/11/2011).
Qodari tidak menampik peran besar media massa dalam mendongkrak popularitas partai. Terlebih dengan masuknya Hary Tanoe ke NasDem, tetapi ada faktor-faktor lain yang ikut mempengaruhi. Qodari mencontohkan SBY yang popularitasnya melonjak karena diuntungkan oleh citra pemerintahan Megawati yang merosot saat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Qodari, waktu tiga tahun ke depan ini, berbagai faktor kemungkinan bisa terjadi. Partai NasDem bisa jadi naik popularitas dan dukungannya, tetapi juga bisa merosot.
“Inilah yang harus dicermati dan diwaspadai Partai NasDem. Jangan hanya gencar diawal, tapi lembek belakangan. Namun begitu, saya memprediksi, Partai NasDem tetap potensial lolos melewati parliamentary threshold (PT), tapi tetap sulit untuk menjadi partai besar, apalagi pemenang Pemilu 2014,” imbuhnya.
(her/mei)










































