Nama Aburizal Bakrie (Ical), Prabowo dan Megawati disebut-sebut akan diusung oleh masing-masing partainya untuk menjadi Capres 2014. Namun kandidat tersebut dinilai kadaluarsa.
"Mereka itukan sudah kadaluarsa. Itu stok lama, dan sampai sekarang belum ada figur baru yang muncul," ujar pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi, kepada detikcom, Kamis (10/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prabowo sebenarnya sudah pasti didukung oleh Gerindra, tetapi itu tergantung dari Presidential Threshold. Mampu tidak Gerindra memenuhi itu. Megawati dia sudah dua kali gagal menjadi presiden, tentunya ini juga harus dipertimbangkan, kalau tidak menang lagi akan seperti apa?," terangnya.
Sedangkan Ical, meski didukung oleh seluruh DPD Golkar namun pencalonannya sebagai Capres masih harus menunggu kongres berikutnya. "Dukungan DPD kemarin belum final, masih menunggu kongres berikutnya. Selain itu mereka juga mengandalkan survei, bila elektabilitas di atas 25 persen baru akan diusung," terangnya.
Dengan peta yang demikian, menurut Burhanuddin terlalu dini untuk bicara soal Capres 2014. Selain itu hingga kini juga belum muncul Capres muda yang menawarkan sesuatu yang berbeda.
"Saya kira kita harus lebih sabar menunggu nama-nama lain. Peta menurut saya masih cair, dalam artian semuanya belum pasti," imbuhnya.
(her/mei)











































