Polri: Mahasiswa Lempar Tinja Itu Tidak Pantas

Polri: Mahasiswa Lempar Tinja Itu Tidak Pantas

- detikNews
Jumat, 11 Nov 2011 02:12 WIB
Polri: Mahasiswa Lempar Tinja Itu Tidak Pantas
Jakarta - Mabes Polri menyayangkan aksi demonstrasi mahasiswa yang diwarnai pelemparan tinja di depan kampus UKI,Cawang, Jakarta Timur, Rabu (9/11) lalu. Aksi tersebut dinilai sudah di luar kepatutan.

"Tentunya melempar tinja itu kan kurang bagus ya. Dalam unjuk rasa membawa tinja itu tidak pantas," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution kepada wartawan di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2011) malam.

Saud mengimbau para mahasiswa untuk melakukan aksi unjuk rasa dengan tertib dan aman serta menggunakan cara-cara yang lebih terhormat. Sebagai kaum terpelajar, mahasiswa seharusnya menyampaikan aspirasinya secara beradab dan tidak melanggar norma-norma kesusilaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita berharap itu tidak dilakukan," ujarnya.

Saud juga menegaskan, tinja bukan alat peraga dalam aksi demonstrasi. Setiap alat peraga yang akan digunakan saat demo seharusnya dilaporkan dalam surat pemberitahuan.

"Setiap alat peraga yang dibawa adalah alat yang dimasukkan sebelumnya dalam surat permberitahuan dan itu (tinja) sangat menggangu," katanya.

Saud melanjutkan, tindakan peserta demo yang melempari petugas dengan tinja dan air seni sudah mengganggu ketertiban umum.

"Oleh karena itu kita berharap kepada para mahasiswa yang diutamakan penyampaiannya, tidak mengganggu kepentingan masyarakat," tukasnya.

Saud menyampaikan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas bila mahasiswa melakukan aksi serupa. "Dilihat tingkat ancamannya. Kalau dapat dilakukan dengan upaya persuasif dan preventif. Tapi kita mengedepankan tindakan preventif," tutupnya.

Sekitar 20 mahasiswa Mpu Tantular dan UKI tiba-tiba melempari polisi dengan bungkus plastik yang berisi air seni dan tinja saat melakukan aksi demo di depan kampus UKI, di Cawang, Jakarta Timur, Rabu (9/11/2011).

(mei/her)


Berita Terkait