Suripto: Bom Bandung Dilakukan Pendukung Capres yang Kecewa

Suripto: Bom Bandung Dilakukan Pendukung Capres yang Kecewa

- detikNews
Kamis, 15 Jul 2004 09:42 WIB
Jakarta - Pengamat intelijen, Suripto, menganalisis, bom berkekuatan rendah di Bandung pada Rabu kemarin bermuatan politik. Pelakunya adalah pendukung capres yang kecewa."Bukan pimpinan yang kecewa, tapi pendukung fanatik yang kecewa karena kalah tapi itu di luar kontrol," kata Suripto dalam talkshow Magic Breakfast detikcom-Radio Ramako, Kamis pagi (15/7/2004). "Mereka melakukan itu di luar perintah," sambung mantan staf Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) ini.Seperti diberitakan, Rabu siang kemarin terjadi dua ledakan di Bandung, yaitu di Jl.Braga dan Rumah Matahari yang jarak keduanya hanya 30 meteran. Kabareskrim Mabes Polri menyebutkan belum ada indikasi ledakan itu berkaitan dengan pilpres. Ledakan itu lebih pada protes terhadap perjudian yang marak di kawasan itu.Tapi, mengapa bom kemarin diledakkan di Bandung? Mantan Sekjen Dephutbun ini menyebutkan, bisa jadi karena aparat keamanan Bandung dianggap lemah sehingga kurang waspada. "Peluang-peluang itu dimanfaatkan oleh mereka," katanya.Lebih lanjut Suripto memprediksi bahwa pilpres putaran II nanti akan lebih banyak kekerasan yang dilakukan pihak tertentu, yang berusaha memanfaatkan kesempatan dan hajatan politik itu.Dia mengingatkan, daerah rawan lainnya bisa digunakan oleh kelompok peneror itu. "Yang bisa jadi korban adalah daerah pantura. Sekarang ini tergantung aparat keamanan mampu mendeteksi dini pelaku-pelaku bom atau tidak," ungkapnya.Ditanya tentang motif lainnya, Suripto menilai, itu bisa saja terjadi, misalnya persaingan bisnis atau perjudian. "Polisi harus mampu mengungkap bahan peledak itu didapatkan dan siapa pelakunya sehingga akan semakin jelas motivasi yang sesungguhnya," demikian Suripto. (nrl/)


Berita Terkait