Mahfud MD Sindir Saksi Sengketa Pemilukada Banten yang Nyontek

Mahfud MD Sindir Saksi Sengketa Pemilukada Banten yang Nyontek

- detikNews
Kamis, 10 Nov 2011 16:33 WIB
 Mahfud MD Sindir Saksi Sengketa Pemilukada Banten yang Nyontek
Jakarta - Saksi dari pihak cagub Wahidin Halim-Hj Irna Narulita selaku pemohon dalam sengketa Pemilukada Banten terlihat ketahuan mencontek. Aksi mencontek itu mengundang tawa para pengunjung sidang dan Majelis Hakim yang dipimpin oleh Mahfud MD.

Salah satunya saksi yang bernama Supandi. Dalam kesaksiannya di Gedung MK, Jl Medan Barat, Jakarta, Kamis (10/11/2001). Ia terlihat membawa secarik kertas kecil yang dibacakan. Namun, Ia tampak gugup atau mengalami kesulitan dalam membaca, sehingga suaranya menjadi terbata-bata.

"Saya diberi Pak RT Rp 10.000 untuk mencoblos nomor urut 1 dari ketua RT," ujar Supandi sembari baca contekannya dengan terbata-bata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat hal itu, Ketua Majelis Hakim yang dipimpin Mahfud MD, mencandainya. Mahfud menanyakan, uang tersebut diberikan pada tanggal berapa.

"Coba dibaca lagi itu, tanggal berapa? Ada tulisannya nggak di situ," kata Mahfud, kepada Supandi sambil menggeleng-gelengkan kepala dan tertawa kecil.

Aksi mencontek Supandi tersebut mengundang gelak tawa para pengunjung sidang. Mereka tertawa karena Supandi tidak bisa memberikan keterangan dengan lengkap.

"Itu uang diberi oleh Pak RT siapa?," tanya Mahfud.

Karena di contekan tersebut tidak dituliskan nama pemberinya, Supandi tidak bisa menjawab pertanyaan sang hakim. Ia hanya menggaruk-garuk kepalanya dan kembali duduk di kursi saksi.onan

"Jadi, nama Pak RT nya tidak ditulis dicontekan kamu?" tanya Mahfud sambil tertawa.

Selain soal money politic, para saksi yang dihadirkan juga menuding pihak pasangan Ratu Atut-Rano Karno juga melakukan pengrusakan atribut. Ada juga saksi yang menuding, bahwa pasangan nomor urut 1 tersebut melakukan sosialisasi kampanye kepada para PNS di daerah Banten.

(gah/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads