"Nomor satu apapun saya mengapresiasi pilihan yang mungkin sulit bagi Pak Hary Tanoe untuk memaklumkan masuk parpol. Karena sebelumnya beliau selama ini dikenal apolitis dan pebisnis papan atas. Saya hormati pilihan itu, dan kenapa yang dipilih NasDem kita hormati kenapa dia tidak memilih PD karena selama ini dekat dengan SBY," kata Priyo.
Hal ini disampaikan Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/11/2011).
Menurutnya, masuknya Hary Tanoe akan memanaskan perpolitikan tanah air. Bagaimanapun pemetaan publikasi media juga terbaca.
"Ini menarik karena kelompok bisnis papan atas yang sekarang masuk dunia media terjun secara formal di kancah politik. Bisa saja ini menjadi pemetaan yang lebih menarik," analisanya,
Namun ia berharap media yang dikomandoi pemilik yang berpolitik tetap independen. Hal ini penting, agar tidak ada pencederaan sistem demokrasi Indonesia.
"Saran saya kepada semua saja tetap mengedepankan nilai tata krama, tidak otomatis para awak kapal media tunduk patuh dan dipaksakan masuk politik praktis," tandasnya.
(van/gun)











































