Priyo: Mega, Ical, dan Prabowo Sama Kuat

Priyo: Mega, Ical, dan Prabowo Sama Kuat

- detikNews
Kamis, 10 Nov 2011 14:31 WIB
Jakarta - Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso menilai Aburizal Bakrie, Megawati Soekarnoputri, dan Prabowo Subianto adalah tiga kandidat Capres yang sama-sama potensial. Meskipun ia berharap tetap dibuka peluang Capres muda.

"Ibu Mega Capres potensial, Pak Ical Capres potensial, Pak Prabowo Capres potensial," tutur Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/11/2011).

Menurutnya wajar PDIP mencapreskan Megawati. Karena hingga saat ini Mega termasuk tokoh sentral di PDIP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam pandangan saya Ibu Mega tokoh nasional, tokoh sentrum yang masih dihormati. Namun demikian kalau ada anak muda dan dibuka kemungkinan itu hal yang menarik. Tapi faktanya beliau sangat dihormati sebagai tokoh yang pandangannya sangat didengar termasuk oleh saya," tuturnya.

Namun ia menyerahkan keputusan finalnya kepada PDIP. "Tapi kita nggak tahu sepenuhnya urusan internal dan tentu apapun keputusannya kita sangat menghormati," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan PDIP melihat dukungan terhadap pencapresan Megawati Soekarnoputri terus menguat. PDIP pun siap mendukung penuh pencapresan Megawati di Pilpres 2014. Megawati diyakini jauh lebih tangguh dibanding kandidat lainnya.

"Banyak fakta yang terjadi dan Megawati kemungkinan besar nyapres 2014. Jangan ada dikotomi tua muda dalam pucuk pimpinan di Indonesia, buah itu yang enak masak, buah itu tidak enak kalau karbitan," tutur Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait, kepada detikcom, Rabu (10/11/2011).

Menurutnya Mega punya peluang memenangkan Pilpres 2014. Melihat situasi di daerah juga terus mendorong Megawati nyapres untuk maju Pilpres.

"Dukungan terhadap Ibu Megawati masih sangat kuat. Karena memang investasi politiknya sudah jalan. Kami jelas mendukung Ibu Megawati nyapres dan kita yakin menang. Kita tidak mau kalau Ibu Mega kalah tiga kali, kalau kita bicara hari ini lucu kalau tokoh PDIP nggak nyalonin Ibu Negawati," tutur Maruarar.

(van/rdf)


Berita Terkait