Aksi Karyawan Telkomsel Usung 3 Tuntutan

Aksi Karyawan Telkomsel Usung 3 Tuntutan

- detikNews
Kamis, 10 Nov 2011 12:15 WIB
Jakarta - Ratusan karyawan Telkomsel yang berunjuk rasa di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, mengusung 3 tuntutan utama yang harus dipenuhi oleh pihak perusahaan tempat mereka bekerja. Intinya, mereka kecewa karena pihak perusahaan tidak menepati perjanjian bersama soal kesejahteraan karyawan.

"Satu, agar penerapan good governance secara murni dan konsisten. Kedua, menempatkan aspirasi karyawan sebagai bagian dari penentu kebijakan strategis perusahaan. Ketiga, pengelolaan Telkomsel dilakukan secara profesional independen dan memperhatikan nilai-nilai integritas dan moralitas," ujar Ketua Umum Serikat Pekerja Telkomsel seluruh Indonesia, Achsinanto Risantosa.

Tiga tuntutan tersebut disampaikan dia kepada wartawan di depan kantor Telkomsel Indonesia, Graha Citra Caraka, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Achsinanto menuturkan, pihak perusahaan telah mengingkari Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang dicetuskan 5 tahun lalu. Hingga saat ini, tidak ada bukti nyata dari komitmen perusahaan untuk memberikan kesejahteraan karyawannya.

"Kami berharap adanya perbaikan dari berbagai aspek, khususnya kesejahteran karyawan. Kami ingin agar perjanjian yang dilakukan antara karyawan dan perusahaan dilaksanakan dengan baik," terangnya.

Dikatakan Achsinanto, unjuk rasa ini sebenarnya dilakukan oleh sekitar 1.500 karyawan Telkomsel di seluruh Indonesia. Namun yang bisa ikut dalam demo di Jakarta hanya karyawan dari wilayah Jawa saja.

Dalam aksinya, para pendemo meneriakkan sejumlah tuntutan mereka. "Kami minta agar karyawan dijadikan aset, bukan budak. Kami sudah 16 tahun jadi karwayan Telkosmel, dari Telkomsel nothing menjadi something. Kami menyumbang 70 persen pendapatan Telkomsel," teriak salah satu orator.

"Kami tidak akan selesai demo sampai Komisaris Telkomsel bersedia datang menemui kami," imbuh orator lainnya.

Tidak hanya itu, para karyawan Telkomsel yang berseragam merah ini juga membawa papan-papan yang bertuliskan tuntutan mereka. Salah satu papan tersebut bertuliskan "Jangan Politisasi Telkomsel!". Selain itu, mereka juga mengenakan ikat kepala merah yang bertuliskan "Jalankan PKB!" dan "Jadikan Karyawan Sebagai Aset Perusahaan!"

Tidak ketinggalan sebuah spanduk merah bertuliskan "Selamatkan Telkomsel" dibentangkan oleh para karyawan yang mengaku terus bertahan hingga ada pihak komisaris perusahaan yang menemui mereka.

Hingga pukul 11.45 WIB, aksi unjuk rasa ini masih berlangsung. Para pendemo bertahan di depan gerbang Gedung Telkomsel yang dijaga oleh kawat duri dan puluhan polisi.

Aksi ini memakan 2 lajur jalan Jl Gatot Subroto. Akibatnya, jalur bus TransJakarta pun terpaksa digunakan oleh kendaraan umum, karena hanya 1 lajur jalan umum yang tersisa. Macet pun tak terhindarkan.

(nvc/vta)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads