KPK Kembali Periksa M Nazaruddin

Kasus Suap Wisma Atlet

KPK Kembali Periksa M Nazaruddin

- detikNews
Kamis, 10 Nov 2011 10:38 WIB
Jakarta - Setelah lama tak masuk dalam agenda pemeriksaan, M Nazaruddin kembali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tersangka suap pembangunan wisma atlet ini rencananya akan menandatangani kelengkapan berkas pemeriksaan dirinya.

"MN akan dipanggil dalam kaitannya sebagai tersangka," ujar Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dihubungi, Kamis (10/11/2011).

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan bendahara umum Partai Demokrat ini akan menandatangani kelengkapan berkasnya untuk kemudian dilimpahkan ke penuntutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siang ini pukul 13.00 WIB Pak Nazaruddin dipanggil KPK untuk penyerahan fisik dari penyidik ke jaksa," tutur kuasa hukum Nazaruddin, Elza Syarief kepada detikcom.

Seperti diketahui, selaku anggota DPR, Nazaruddin disangka menerima suap berupa cek senilai Rp 4,3 miliar terkait pemenangan PT Duta Graha Indah (PT DGI) sebagai pelaksana proyek wisma atlet SEA Games di Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam penyidikan di KPK, Nazaruddin tiga kali menjalani pemeriksaan. Pada pemeriksaan pertama dan kedua, Nazaruddin bungkam. Sedangkan pada pemeriksaan berikutnya dia mulai mengungkap mengenai pihak-pihak yang sebelumnya disebut berperan, seperti oknum dalam Banggar DPR. Nazaruddin mengungkapkan bahwa mantan rekan satu partai, Angelina Sondakh dengan anggota dewan dari Fraksi PDI-P, I Wayan Koster menerima uang Rp 9 miliar.

Setelah itu, keduanya menyerahkan Rp 8 miliar kepada pimpinan Banggar, Mirwan Amir. Dari Mirwan diserahkan ke Anas Urbaningrum dan ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah sebesar Rp 1 miliar.

Namun pihak-pihak yang disebut di atas, masing-masing telah membantah tudingan Nazaruddin. Angelina dan Wayan Koster telah diperiksa KPK sebagai saksi untuk Nazaruddin. Pihak-pihak yang disebutkan Nazaruddin itu sudah membantah seluruh keterangan mantan bendahara umum PD tersebut.

(mok/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads