New7Wonders: Likuidasi Bukan Bangkrut

New7Wonders: Likuidasi Bukan Bangkrut

- detikNews
Rabu, 09 Nov 2011 16:14 WIB
New7Wonders: Likuidasi Bukan Bangkrut
Jakarta - Yayasan New7Wonders menegaskan perusahaan New7Wonders AG yang telah bubar pada 2003 bukanlah bangkrut. Perusahaan ini ditutup secara normal.

Hal ini disampaikan Business Development Director New7Wonders, Jean-Paul de la Fuente, melalui rilis dari Pendukung Pemenangan Komodo (P2K), kepada detikcom, Rabu (9/11/2011).

"N7W AG dibubarkan melalui sebuah proses biasa yang memakan waktu 6 bulan," kata Fuente.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Waktu 6 bulan tersebut, menurut Fuente untuk memastikan tidak ada tuntutan dan masalah di kemudian hari. Fuente menambahkan, urusan itu sudah tuntas dan tidak ada masalah pasca pembubaran perusahaan New7Wonders AG.

Nah, kemudian Fuente menambahkan, proses pembubaran perusahaan dalam bahasa Jerman menggunakan istilah 'dalam likuidasi'. Fuente mengklaim, ini adalah proses normal penutupan sebuah perusahaan.

"Dalam bahasa Jerman, proses pembubaran perusahan memakai istilah 'in liquidation', yang sekali lagi dikategorikan bukan bangkrut," kata Fuente.

Fuente mengacu kepada pernyataan KBRI Bern, Swiss yang menyebutkan New7Wonders pernah menjadi perusahaan bangkrut. KBRI Bern bukannya tidak punya data. KBRI memiliki data dari kantor administrasi federal, Swiss Commercial Register.

"Tanggal 7 Oktober 2003 pengadilan setempat menyatakan PT New 7 Wonders of the World bangkrut dan pemerintah kanton Schwyz secara resmi membatalkan pendaftaran organisasi itu sebagai PT (AG) pada tanggal 5 Januari 2006," demikian pernyataan KBRI Bern, Selasa (8/11) kemarin.


(fay/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads