Peristiwa tersebut terjadi, Rabu (9/11/2011) pagi hari, di Kampung Sumur, Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur. Menurut seorang saksi mata, Haryanto (29), yang merupakan warga sekitar, aksi Nurdin diketahui ketika dirinya mencurigai pelaku tengah menuntun motor yang diketahui milik tetangganya, Rasino (52).
"Saya curiga motor tetangga saya kok dibawa orang lain," kata Haryanto kepada sejumlah wartawan, Rabu (9/11).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya langsung teriak maling karena saya yakin itu motor tetangga saya," kata Haryanto.
Warga yang mendengar terikan Haryanto langsung mendatangi asal teriakan dan kemudian mendatangi Nurdin yang masih dalam kondisi jatuh. Alhasil, tinju pun mendarat di muka dan tubuh Nurdin.
"Warga yang kesal sempat memukuli dia (pelaku)," ujarnya.
Beruntung, beberapa tokoh masyarakat sekitar sempat melerai aksi beringas warga. Nurdin pun akhirnya diboyong ke kantor kelurahan sekitar dan diinterograsi seputar perbuatannya.
"Dia mengaku mabuk berat waktu diinterograsi," ujar Haryanto,
Usai diinterogasi, pelaku akhirnya diserahkan ke Polsek Duren Sawit guna pengembangan penyelidikan. Nurdin pun harus pasrah menikmati dinginnya lantai penjara Polsek Duren Sawit untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(ahy/rdf)










































