"Apakah terdakwa (Ismail) pernah bertanya uang yang ditransfer tersebut dari mana?" tanya Hakim Ketua, Kusno dalam persidangan di ruang utama Oemar Seno Adji, PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2011).
Malinda pun menjawab. "Begini pak, Ismail itu adik saya, anak saya...," jawabnya. Namun Malinda tidak melanjutkan perkataannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persidangan pun hening sejenak. Malinda meluapkan emosinya sambil terus menyeka air matanya.
Beberapa saat kemudian, Hakim mempersilakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk bertanya kepada Malinda. Dengan sesenggukan, Malinda menjawab pertanyaan JPU.
Namun, di tengah-tengah pernyataan JPU, Malinda kembali menangis. Malinda nampaknya tak dapat menahan emosi saat JPU menanyakan soal uang-uang nasabah Citibank yang ditansfernya kepada sang adik ipar.
"Buat saya uang tidak... Karena kasih sayang saya terhadap adik saya..," ucap Malinda dengan suara sesenggukan.
Usai menenangkan diri dan mencoba meredam emosinya, Malinda pun kembali menjawab pertanyaan JPU. Meski dengan suara serak, Malinda perlahan menjawab pertanyaan JPU.
Sidang yang dimulai pukul 12.20 WIB ini masih berlangsung. JPU masih menanyai Malinda dengan sejumlah pertanyaan soal uang nasabah yang ditransfer Malinda ke Ismail.
(nvc/lrn)











































