Polisi Sayangkan Shy Rooftop Tak Sempat Geledah Pengunjung

Polisi Sayangkan Shy Rooftop Tak Sempat Geledah Pengunjung

- detikNews
Rabu, 09 Nov 2011 12:25 WIB
Polisi Sayangkan Shy Rooftop Tak Sempat Geledah Pengunjung
Jakarta - Polisi kesulitan mencari pelaku penusukan siswa SMA Pangudi Luhur, Raafi Aga Winasya Benjamin di Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan, karena minim alat bukti dan saksi. Polisi menyayangkan tidak adanya tindakan penggeledahan yang dilakukan manajemen Shy Rooftop pada saat kejadian.

"Menyayangkan pengunjung itu tidak ada penggeledahan. Itu tidak dilakukan mereka dengan patuh," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Imam Sugianto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/11/2011).

Hingga saat ini, polisi sudah memeriksa 36 orang untuk terus mencari pelaku penusukan. Namun belum ada titik terang yang berhasil didapatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teman-teman Raafi hanya mengetahui mengenai keributan yang terjadi. Namun tidak ada yang melihat saat terjadi penusukan.

"Minim bukti dan saksi," tegas Imam

Manajemen Shy Rooftop sudah meminta maaf dan ikut berbela sungkawa atas kasus penusukan siswa SMA Pangudi Luhur itu hingga tewas. Manajemen siap bekerja sama dengan polisi untuk mengungkap pelaku penusukan tersebut.

"Sehubungan dengan insiden yang terjadi pada hari Sabtu dini hari tanggal 5 November 2011 di Shy Rooftop, atas nama Manajemen Shy Rooftop, pertama-tama perkenankan kami mengucapkan turut berduka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ujar Manajemen Shy Rooftop, Helmi, kemarin.

(mok/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini